Home Pulau Satelit

Pulau Satelit

PULAU BABI (KEPAYANG)

Pulau Babi (Pulau Kepayang) adalah pulau terbesar diantara belasan gugusan pulau-pulau kecil eksotis di Utara Belitung. Luas pulau kurang lebih 14 hektar dengan beberapa sisi pantai yang menarik. Pulau ini terlihat jelas dari sisi Barat pantai Tanjung Kelayang. Pengunjung biasanya menggunakan perahu kecil dari pelabuhan Tanjung Kelayang dengan lama perjalanan sekitar 10 menit. Tempat yang populer disinggahi pengunjung adalah Pulau Pasir. Pulau Pasir ini sebenarnya adalah kepanjangan dari pulau Kepayang yang terletak di sebelah Utara.

Pasir Putih di sisi Tenggara pulau Kepayang beberapa ratus meter dari Pulau Pasir, adalah salah satu tempat berlabuh untuk singgah di pulau ini, terutama jika air laut sedang surut. Hamparan pasir putih membentang sepanjang sisi Tenggara dan Selatan Pulau ini. Hampir tidak ada batu granit, hanya pasir putih dengan panjang pantai sekitar 300 meter. Di sisi daratan hanya terdiri kebun kelapa. Sementara di pesisir pantai arah Utara kondisi pantai kurang menarik karena diselimuti bebatuan karang yang tajam dan licin. Jadi sisi Selatan pulau ini menghadap pulau Pasir adalah salah satu sisi terbaik untuk menikmati pulau ini. Laut di lepas pantai juga baik untuk bermain, tidak terlalu dalam dan dasar laut berpasir halus. Saat ini tidak ada bangunan apa pun di sisi Selatan pulau ini, hanya terdapat beberapa pohon ketapang rindang untuk berteduh.

Ada satu hal menarik ketika berada di Pulau Babi. Pulau Babi terlihat begitu menjorok panjang hingga ke tengah laut sehingga bagi pengunjung yang datang ke sini, dapat berjalan hingga ke tengah laut dan menikmati air laut yang jernih dan tenang.

PULAU BATU BELAYAR

Pulau Batu Berlayar adalah sebuah pulau kecil dimana pada bagian tengah pulau berdiri beberapa buah batu granit besar tersusun rapi diatas pasir putih yang dikelilingi air laut nan jernih. Tempat ini mudah dicapai menggunakan kendaraan boat nelayan sekitar 10 menit dari Pantai Tanjung Kelayang. Bila air laut pasang makas seluruh mermukaan pulau tersebut akan digenangi air laut dan saat itulah keunikan batu-batu itu seakan tampak seperti sedang berlayar. Ketika air laut surut pengunjung dapat singgah dan berjalan-jalan sambil berphoto. Kegiatan lain yang dapat dilakukan disini adalah snorkeling junga menyelam karena disekitar terdapat spot-spot wisata bawah lautnya banyak terdapat beragam terumbu karang dan jenis ikan.

PULAU BENTANG

Pulau Bentang merupakan salah satu pulau yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Suasana yang tenang, air laut jernih, paduan pasir putih dan warna air laut yang biru membuat siapa saja ingin berlama-lama berada di tempat ini. Sangat cocok bagi wisatawan yang menginginkan privasi dalam menikmati keindahan alam tanpa harus dipenuhi oleh lalu lalang wisatawan lainnya.

PULAU BURONG

Pulau Burong (Pulau Burung), terletak di pantai Utara Belitung di lepas pantai desa nelayan Tanjung Binga. Luas pulau kurang lebih 2 hektar, dikelilingi pasir putih dan bebatuan granit yang tersebar di pantai dan laut di sekitar pulau. Sebuah pulau yang layak untuk dijadikan tempat berlama-lama menikmati tenangnya suasana pantai yang jauh dari kebisingan. Yang unik dari pulau Burong adalah tumpukan batu granit besar di pantai sisi Tenggara yang berbentuk unik menyerupai kepala burung. Menurut masyarakat setempat, nama pulau Burong diambil dari batu tersebut. Burong adalah bahasa Belitung untuk Burung. Batu berbentuk burong ini menjadi salah satu icon keindahan batu-batu granit di Belitung. Ukuran batu kurang lebih setara dengan bagunan 3 lantai dengan formasi unik. Sepertinya batu ini sempat terbelah dan ada sebagian yang terlihat miring mungkin karena abrasi pantai. Jika anda ke Belitung jangan melewatkan mampir ke pulau Burong untuk berfoto dengan latar belakang batu Burong ini. Hampir setiap pengunjung menyempatkan diri untuk befoto dengan latar belakang batu Burong yang unik ini.

Pantai-pantai di sekitar batu berpasir putih halus. Pada saat air laut sedang surut anda bisa berjalan kaki menuju batu Burong. Harap berhati-hati karena di sekitar batu terdapat banyak terumbu karang yang tajam dan sisi bawah batu banyak ditumbuhi kerang teritip yang juga tajam. Perairan di sekitar batu Burong ini juga terdapat banyak binatang laut bulu babi.

Sementara itu di sisi Selatan pulau terdiri atas perairan laut yang jernih dengan dasar laut pasir putih halus yang dangkal. Hampir tidak ditemui binatang laut atau pun karang yang tajam di perairan ini, anda bisa bebas bermain di luat jernih dengaan dasar pasir putih yang halus.

Di pulau burung terdapat beberapa bungalo di bawah pepohonan kelapa yang bisa anda gunakan untuk beristirahat. Bagi anda yang suka berpetualang, berjalan mengelilingi pulau mencari pemandangan dan bentuk unik dari batu-batu granit yang tersebar di sekeliling pulau akan menjadikan pengalaman yang mengesankan untuk menghabiskan waktu di pulau Burong ini.

Jika anda ingin melakukan aktivitas menyelam dipermukaan air lautnya, lokasi yang cukup baik untuk melakukannya adalah di sekitar batu granit yang berbetuk kepala burung tadi. Bahkan jika air laut sedang surut anda bisa menemukan ikan nemo hanya beberapa meter dari bibir pantai dengan kedalaman air hanya sebatas paha orang dewasa.

Waktu terbaik untuk ke pulau burung adalah pada saat menjelang sore, terutama jika anda ingin mengambil foto yang bagus dengan latar belakang batu kepala burung yang semakin terkenal itu. Pada sore hari matahari akan jatuh di depan anda dengan batu burung di latar belakang. Perjalanan ke pulau Burong memakan waktu 30 menit dari pantai Tanjung Kelayang atau 15 menit dari kampung nelayanTanjung Binga. Perjalanan ke pulau Burong biasaya dilakukan dalam satu trip dengan perjalanan ke pulau Lengkuas.

PULAU KALAMOA

Kalamoa Pulau Sejuta Cerita. Sebuah pulau kecil di pesisir barat Pulau Belitung. Kalamoa kami menyebutnya. Pulau ini terletak di muara sungai siburik yang merupakan pintu masuk menuju pelabuhan Tanjungpandan. Pulau ini terdiri dari bukit yang ditumbuhi pepohonan dan bakau. Karena letaknya di bagian barat, tentunya keindahan matahari terbenam.

Selain keindahan alamnya, kalamoa memiliki banyak cerita baik legenda maupun sejarah.Pulau Kalamoa sudah dikenal sejak zaman kolonial belanda dulu. Di pulau yang kecil dan sepi ini dulunya digunakan oleh tentara belanda sebagai daerah pengawasan, ini bisa dilihat dari beberapa puing bekas menara yang diduga sebagai menara pengintai sekaligus petunjuk pelayaran, kaki meja dan pondok tempat peristirahatan, serta bangunan bekas lokasi tiang bendera. Selain itu di pulau ini juga terdapat bangunan bekas pengasingan penderita kusta yang saat ini kondisinya di tumbuhi pohon beringin yang besar. Selain itu juga di kalamoa terdapat 3 makam muslim yang konon salah satunya adalah ulama keturunan raja banten.

Pulau kecil nan sunyi ini melambangkan keragaman masyarakat lokal. jika kita masuk ke Pulau Kalamoa, kita akan disambut sebuah kelenteng cina, kemudian kita akan bertemu tangga naik (sekitar 60 anak tangga) yang sanga curam, dimana sesampai diatas bukit kita akan menemukan bekas bangunan peninggalan belanda dan sebuah makam muslim. dari atas bukit kita akan mengikuti tangga turun kearah timur pulau. di pertangahan perjalanan kita akan menemukan sebuah makam muslim yang sudah dipugar. jika perjalanan kita lanjutkan kebawah, sebuah bangunan berbentuk setengah elips yang telah ditumbuhi pohon beringin besar akan menyambut kita, bangunan ini adalah rumah pengasingan kusta, dan di belakanganya terdapat sebuah makan muslim yang diduka sebagai turunan dari raja banten.

PULAU LEEBONG

Leebong adalah pulau dengan luas 37 hektar, 3 kilometer dari pesisir Belitung, Indonesia. Berlokasi kurang dari 50 menit penerbangan dari Jakarta. Sebagai salah satu pulau yang sangat menakjubkan, Leebong beruntung untuk tetap pada kondisi murni. Dikelilingi oleh pantai pasir putih yang indah. Pulau ini juga merupakan sebuah hutan hujan dengan pohon yang banyak, termasuk pohon simpor, memberikan populasi kepada burung lokal. Rancangan rumah pantai merupakan perpaduan antara arsitektur tradisional Indonesia dan bentuk modern. Menggunakan kayu apung dan atap alang-alang sehingga berpadu dengan lingkungan. Aktifitas yang tersedia untuk tamu yaitu relaksasi, berenang, snorkeling, menyelam, penemuan alam dan island hopping, surfing angin, mengayuh dengan papan paddle, dan kayak.

PULAU LENGKUAS

Lengkuas adalah pulau kecil, terletak di arah Utara desa Tanjung Binga. Luas totalnya kurang dari satu hektar. Di seputar pulau ada banyak pulau batu-batu granit yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki melintasi laut yang dangkal dengan kedalaman kurang dari 1.2 meters. Struktur batu-batu granitnya juga unik dan berbeda dengan tempat-tempat lain dengan kombinasi pantai yang berpasir putih dan pepohonan. Air lautnya benar-benar jernih, anda bisa dengan jelas melihat ke dasar laut termasuk ikan-ikan yang berenang didalamnya. Ini adalah tempat yang menyenangkan untuk bermain di air laut atau menyelam dipermukaannya.

Pulau Lengkuas adalah pulau kecil yang memiliki mercusuar setinggi 62 meter yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1882. Di setiap lantai mercusuar terdapat jendela yang menghadap ke berbagai arah sehingga wisatawan dapat melihat pemandangan yang indah dari berbagai sudut. Selain dikenal karena keberadaan mercusuarnya, tak jauh dari Pulau Lengkuas juga terdapat spot snorkelling dengan pemandangan alam bawah laut yang indah. Untuk mencapai Pulau Lengkuas wisatawan dapat menyewa kapal dari Pantai Tanjung Kelayang atau dari Desa Nelayan Tanjung Binga.

PULAU LUTONG

Pulau Lutong adalah nama dua pulau yang menyatu pada saat air laut surut dan terpisah menjadi 2 pulau pada saat laut pasang. Belum jelas catatan sejarah asal mula nama Lutong (sejenis kera berbulu hitam). Spekulasi kami mungkin nama Lutong ini diambil dari salah satu bentuk batu granit besar yang ada di pulau ini. Batu ini menyerupai kepala lutong (kera), sebagian turis mengatakan mirip kepala badak. Seperti diketahui nama-nama pulau seperti Batu Berlayar, Pulau Burong, dan Batu Garuda diambil karena batu-batu yang menjadi icon pulau-pulau tersebut masing-masing mirip dengan bentuk burung, layar dan burung garuda. Batu mirip kepala kera ini terletak di pantai sisi Barat pulau utama.

Keunikan selanjutnya dari Pulau Lutong adalah semenanjung pasir putih yang berada di sisi Selatan pulau utama. Jika anda berkunjung ke pulau ini biasanya perahu akan mendarat di semenanjung pasir putih ini. Luas semenanjung sekitar setengah lapangan sepak bola murni terdiri atas pasir putih dengan laut jernih di sekitarnya. Aktivitas yang biasa dilakukan pengunjung adalah bermain pasir di semenanjung ini dan berjalan berkeliling pulau. Perjalanan dimulai dengan menyusuri pantai sisi Barat dari arah semenanjung pasir putih. Di titik awal semenanjung anda akan bertemu dengan halangan berupa bebatuan granit. Jangan berhenti di halangan batu-batu ini, kami sarankan anda untuk naik perlahan-lahan melewati bebatuan ini atau jalan melingkar melalui laut jika sedang surut.

Di sebelah bebatuan inilah anda akan menemukan pemandangan menarik berupa teluk pasir putih dengan pantai yang indah dan dekorasi batu-batu granit menawan. Salah satu batu granitnya adalah batu berbentuk kepala Lutong (lutung) seperti diceritakan di atas. Di sisi daratan terdapat beberapa pohon kelapa dan pohon ketapang yang rindang. Lokasi ini bisa menjadi private beach yang eksotis untuk liburan anda.

Dari teluk batu kepala lutong ini, anda bisa melanjutkan berjalan kaki menaiki batu-batu granit besar. Dari puncak bukit batu granit ini anda bisa menikmati pemandangan bagian kedua dari pulau lutong ini di sisi Utara. Menara pulau Lengkuas dan juga pulau Burung terlihat sangat jelas dari lokasi ini. Perjalanan dilanjutkan dengan menuruni perlahan-lahan bukit batu granit, sampai ke bibir pantai. Harap hati-hati karena tanjakan cukup curam dan batu granit cukup licin. Anda kemudian akan sampai di bagian bawah bukit batu ini. Jika laut sedang pasang bisa cukup dalam, setinggi dada orang dewasa. Jika sedang surut, anda langsung menginjak pasir.

PULAU PASIR

Pulau Pasir sebenarnya bukanlah sebuah pulau. Tempat ini adalah sebuah gosong yaitu tumpukan daratan yang hanya terdiri atas pasir. Yang menarik dari tempat ini adalah tumpukan pasir yang membentuk pulau ini hanya akan muncul pada saat air surut. Pada saat air laut pasang hampir seluruh daratan tenggelam di bawah laut. Pulau ini tidak luas, hanya terdiri kurang lebih setengah lapangan bola. Tidak ada benda lain di pulau ini selain tumpukan pasir putih yang halus, khas Belitung.

Pada saat air surut, pulau ini disinggahi oleh setiap wisatawan yang melakukan perjalanan island hopping dengan perahu nelayan. Pemandangan di sekitarnya bagus sekali karena lokasi pulau terletak di antara beberapa pulau yang berdekatan satu sama lain seperti Pulau Kepayang, Pulau Babi, Pulau Tukong Kelayang dan Batu Berlayar. Jarak terdekat adalah ke Pulau Kepayang yang hanya dipisahkan oleh air laut setinggi pinggang pada saat laut surut. Jika anda berkunjung ke Pulau Pasir, ada satu hal yang jangan sampai terlewatkan. Jangan segan untuk membawa diri turun ke laut di sisi utara Pulau Pasir. Airnya jernih dan dangkal dan di bawahnya hanya ada pasir putih halus dalam sebaran yang landai dan luas. Lihatlah ke dasar laut, anda akan menemukan binatang spesial penghuni Pulau Pasir. Mereka adalah bintang laut merah besar. Bintang laut ini banyak sekali tersebar di perairan sekitar Pulau Pasir. Pengunjung biasanya tidak melewatkan kesempatan untuk berfoto bersama makhluk-makhluk unik ini.

Penting! Harap jaga kelestarian alam. DILARANG MEMBAWA BINTANG LAUT KELUAR TEMPAT INI. Jika anda mengambil bintang laut untuk berfoto, harap jangan dibiarkan di udara terlalu lama agar binatang ini tidak mati. Segera kembalikan bintang laut ke air setelah anda berfoto. Bintang laut ini tidak menggigit dan tidak juga mengeluarkan racun.

Anda juga harus memperhatikan keselamatan. Di sisi selatan pulau arus laut cenderung deras, meskipun laut cukup dangkal. Jadi tidak disarankan untuk mencari bintang laut di sisi selatan Pulau Pasir. Harap selalu gunakan jaket pelampung pada saat menceburkan diri ke laut, seandainya anda tertarik arus, anda tetap akan aman.

PULAU SELIU

Pulau Seliu berada di kecamatan Membalong, Belitung, 50 km dari pusat kota Tanjung Pandan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam, titip mobil di Teluk Gembira untuk naik kapal motor (kapal nelayan yang sudah di modifikasi jadi angkutan transportasi).

 


KABUPATEN BELITUNG TIMUR


PULAU AYAM

Pulau Ayam terletak di Desa Batu Penyu Kecamatan Gantung, dengan titik koordinat 3004.50 Selatan – 18016.25 Timur. Pulau ini tidak terlalu besar sehingga pengunjung dapat dengan mudah berkeliling. Tidak jauh dari garis pantai banyak terdapat bintang laut yang bisa ditemukan. Air laut yang biru dan jernih cocok untuk aktivitas berenang dan snorkeling. Pulau ini juga cocok untuk kegiatan memancing.

PULAU BUKU LIMAU

Kejernihan air laut di Pulau Buku Limau membuat para penggemar snorkeling bisa melihat langsung pemandangan terumbu karang yang hidup di pantai yang terletak di Desa Buku Limau, Kecamatan Manggar. Pulau Buku Limau terletak di titik koordinat Utara 2°48.028 – Timur 108°25.333. Jenis terumbu karang yang banyak hidup di daerah ini adalah Cinulana SP dan Porites Lobata.

PULAU KERAN

Pulau Keran terletak di Kecamatan Kelapa Kampit. Para Penggemar snorkeling bisa melihat berbagai jenis terumbu karans seperti Symphylia Recta dan Acropoda Nobilus dengan titik koordinat Utara 2°50.889 – Timur 108°17.761.

PULAU MEMPERAK

Berada di titik koordinat Utara 2°44.343 – Timur 108°25.304 dengan kedalaman air 0-18. Pulau ini berpasir putih halus menyatu dengan kejernihan air laut membuat daerah ini sangat menarik untuk dikunjungi. Masih termasuk Kecamatan Manggar, pulau ini menawarkan keindahan terumbu karang serta biota laut cantik lainnya. Pulau Memperak dikenal karena konturnya karang. Tak heran jika Pulau Memperak menjadi salah satu titik terbaik untuk menyelam. Airnya yang jernih juga membuat Anda mudah menerawang keindahan alam bawah lautnya yang bertabur terumbu karang dan ikan cantik. Bagi penggemar menyelam, jarak pandang 15 meter di dalam laut air sangat mempermudah aktivitas tersebut.

PULAU PANDAN

Sebuah pantai yang terletak di Desa Tanjung Kelumpang, Kecamatan Simpang Pesak dengan jaraknya sekitar 80 km dari bandara dengan waktu tempuh ± 2 jam perjalanan, yang menawarkan keindahan yang menakjubkan kepada para pengunjung. Di pantai ini pengunjung dapat menikamati sensasi berlibur di private beach, karena jauh dari hingar bingar perkotaan. Di pantai ini pengunjung dapat memanjakan mata dengan menikmati indahnya garis-garis pantai dengan gradasi warna biru sampai hijau tosca yang dikelilingi oleh bongkahan-bongkahan besar batu granit. Hamparan pasir putih dan tanaman bakau yang berjajar di sepanjang bibir pantai menambah daya tari keindahan pantai ini. Untuk dapat menikmati keindahan Pantai Pulau Pandan secara menyeluruh, pengunjung harus menyeberangi bibir pantai dengan kedalaman sekitar 30 cm, kemudian pengunjung akan menemukan daratan yang rindang di tengah pantai yang sangat cocok untuk beristirahan sejenak.

PULAU PENANAS

Dengan kedalaman menyelam 0-22 meter dan menyelam data-rata 15 meter menjadikan Pulau Penanas salah satu pulau yang ditumbuhi Terumbu Karang jenis Porites Lutea, dengan titik koordinat utara 2°50.273 – Timur 108°23.440. Pulau ini berjarak tempuh 30 menit dari Kota Manggar.

PULAU SIAODONG

Pulau Siadong masuk ke dalam wilayah Kecamatan Manggar. Dari bandara Hanandjoeddin harus ditempuh 1 (satu) jam perjalanan darat lalu dilanjutkan dengan 1 (satu) jam perjalanan laut dengan kapal nelayan. Terletak di koordinat karang Utara 2047.359 – Timur 108025.627, pulau ini mempunyai pemandangan bawah laut mencapai 15 meter dengan jarak pandang 15 meter pula. Di alam bawah laut ini terdapat terumbu karang jenis Syphlifa sp.

Pulau Siadong terletak antara Pulau Buku Limau dan Pulau Memperak di gugusan kepulauan Belitung di Kab. Belitung Timur. Vegetasi pada pulau ini terbagi menjadi 2 kelompok besar. Pada bagian luar yang mengelilingi pulau merupakan vegetasi yang didominasi dari jenis mangrove. Sedangkan bagian dalam bervariasi dan umumnya merupakan vegetasi pesisir seperti kelapa (cocos nucifera), Ketapang (Terminalia catappa) dan beberapa jenis pohon lainnya.

Di area terluar pulau berbatasan dengan mangrove dan perairan terdapat terumbu karang sekaligus sebagai penanda untuk masuk ke dalam area pulau. Terumbu karang yang indah dan bervariatif sebagai habitat berbagai jenis ikan.

Keistimewaan dari Pulau Siadong adalah tempat berlindung bagi para nelayan jika cuaca kurang bagus. Hal ini disebabkan karena tata letak tempatnya yang terlindung diantara beberapa pulau. Sehingga para nelayan mengidentikkan bahwa Pulau Siadong adalah Hotelnya para nelayan. Tak kalah dengan pulau Memperak, pulau ini juga menjadi habitat penyu dan sisik.