Home Karakteristik

Karakteristik

KARAKTERISTIK WILAYAH

Kabupaten Belitung merupakan sebuah wilayah kepulauan, yang kaya akan pantai. Wilayah kabupaten Belitung juga didominasi oleh susunan batuan granit yang memukau. Keaslian alam wilayahnya menjadi karakteristik dan daya tarik tersendiri.

LETAK GEOGRAFIS KABUPATEN BELITUNG

Kabupaten Belitung merupakan daerah kepulauan yang secara astronomi terletak antara 107o08’-107o58,5’ Bujur Timur dan 02o30’-03o15’ Lintang Selatan dengan batas-batas sebagai berikut:
  1. Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Natuna
  2. Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Belitung Timur
  3. Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Jawa
  4. Sebelah Barat berbatasan dengan Selat Gaspar
Kabupaten Belitung memiliki letak geografis yang strategis dan berada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Posisinya juga berada dekat dengan jalur perdagangan dan pelayaran international.Pulau Belitung memiliki tingkat aksesabilitas yang tinggi ke Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, dan Singapura.

LETAK GEOGRAFIS KABUPATEN BELITUNG TIMUR

Kabupaten Belitung Timur yang dibentuk berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 2003 dengan ibukota Manggar merupakan satu kesatuan wilayah daratan dengan Kabupaten Belitung Induk yang dipisahkan oleh wilayah daratan dan terletak di Pulau Belitung. Secara geografis Kabupaten Belitung Timur terletak antara 107 02o30’ LS sam pai 03o45’ BT sampai 108o Belitung Timur Dalam Angka 2013o18’ BT dan15’ LS dengan luas daratanmencapai 250.691 ha atau kurang lebih 2.506,91 km2.
Batas-batas wilayah Kabupaten Belitung Timur sebagai berikut:
  1. Sebelah Utara berbatasan dengan laut Cina
  2. Sebelah Timur berbatasan dengan selat karimata
  3. Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Jawa, dan
  4. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Belitung

KONDISI GEOGRAFIS KABUPATEN BELITUNG

Kabupaten Belitung yang berada dalam wilayah kepulauan Bangka Belitung juga memiliki karakteristik wilayah kepulauan. Kurang lebih terdapat 98 pulau-pulau kecil yang termasuk ke dalam wilayah administrative Kabupaten Belitung.Luas seluruh wilayah pulau-pulau kecil tersebut sekitar 22.000 Ha. Pulau-pulau kecil di kabupaten ini tersebar di lima kecamatan. Kecamatan Sijuk mempunyai 32 pulau kecil, Selat Nasik memiliki 25 pulau kecil, Membalong memiliki 24 pulau kecil, Badau dengan 11 pulau, dan Tanjungpandan mempunyai 6 pulau kecil.
Pulau terbesar di antara pulau-pulau kecil di Kabupaten Belitung bernama Pulau Mendanau. Pulau ini memiliki  luas ± 12.090 Ha, dan terletak di Kecamatan Selat Nasik. Sedangkan pulau terkecil bernama Pulau Genting Kecil. Luas wilayah pulau terkecil ini hanya mencapai 0,30 Ha dan berada di Kecamatan Membalong. Pulau terjauh yang berjarak sekitar 47.360 m dari Pulau Belitung adalah Pulau Selemar. Pulau Selemar ini berada dalam wilayah Kecamatan Selat Nasik. Dari 98 pulau, ada 11 pulau kecil yang berpenduduk. Sebelas pulau tersebut adalah Pulau Mendanau, Seliu, Rengit, Kalimambang, Sumedang, Kuil, Klangbau, Gersik, Buntar, Ru, serta Sebongkok.

KONDISI GEOGRAFIS KABUPATEN BELITUNG TIMUR

Kabupaten Belitung Timur merupakan bagian dari wilayah Propinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 141 buah pulau besar dan kecil. Adapun penyebaran pulau di setiap kecamatan adalah sebagai berikut:
  1. Dendang, Simpang Pesak 37 Pulau
  2. Gantung, Simpang Renggiang 52 Pulau
  3. Damar, Manggar 40 Pulau
  4. Kelapa Kampit 12 Pulau

TOPOGRAFI KABUPATEN BELITUNG

Kabupaten  Belitung mempunyai keadaan topografi yang relatif datar. Kabupaten ini memiliki ketinggian maksimum 500m dari permukaan laut yang berada di daerah Gunung Tajam. Bebatuannya didominasi oleh kwarsa, batuan granit, batuan alluvial dan pasir. Sementara itu, daerah hilir atau sekitar pantai Kabupaten Belitung terdiri dari atas beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) utama. DAS utama tersebut antara lain DAS Buding di sebelah utara, DAS Pala dan Kembiri di sebelah selatan, dan terdapat di sebelah barat DAS Brang dan Cerucuk. Tingkat kemirin dan lereng yang rendah juga dimiliki oleh wilayah pantai Kabupaten Belitung.Tingkat kemiringannya hanya berkisar 5-10%.
Tanah wilayah pantainya adalah daratan yang bervariasi, seperti hutan, rawa, pantai berpasir, perkebunan, dan pemukiman.Secara keseluruhan, wilayah pantai kabupaten ini didominasi kawasan rawa.Selain itu beberapa daerah merupakan kawasan pantai berbatu dan pantai berpasir. Perairan di Kabupaten Belitung terbagi menjadi beberapa tipe, seperti laut, pantai, dan perairan umum yang termasuk di dalamnya kolong, rawa-rawa, dan sungai, Kolong merupakan kawasan lingkungan bekas tambang yang digenangi oleh air. Perairan pantai hanya sekitar 10-15 m, termasuk ke dalam perairan dangkal. Perairan yang agak jauh dalamnya sekitar 15-30 m. Sedangkan kedalaman 5 m baru dapat ditemukan di jarak 500 m fari garis pantai, dan hanya ada di beberapa tempat. Bagian bawah laut biasanya berpasir dan  berlumpur. Selain pasir dan lumpur, juga dapat ditemukan batu karang di dasar laut.
Dasar perairan Kabupaten Belitung bagian barat secara umum dapat dibagi menjadi dua, yaitu paparan batu karang (reef flats) dan paparan pasir gravel. Permukaan paparan tersebut umumnya tidak rata, terdapat juga parit air (moat) dan sebagian selalu dalam keadaan tergenang air dengan kedalaman 0,55 m. Daerah perairan laut Belitung tergolong sangat subur karena merupakan daerah atol (terumbu karang) dan tempat bertemunya arus. Hal ini membuat perairannya kaya akanplankton yang berfungsi sebagai makanan ikan dan biota air lain. Pulau-pulau kecil dengan pantai yang memiliki kekayaan gugusan terumbu karang merupakan potensi yang sangat besar dari Kabupaten Belitung Hal tersebut merupakan potensi besar di bidang perikanan dan kelautan, sangat menjajikan untuk dikembangkan sebagai kegiatan wisata laut seperti wisata pemancingan dan penyelaman.

TOPOGRAFI KABUPATEN BELITUNG TIMUR

Sebagian besar wilayah Kabupaten Belitung Timur adalah laut dengan luas mencapai 15.461,03 km2. Hal ini menyebabkan daerah ini kaya dengan pantai, dimana ada 18 pantai yang indah yang juga kaya akan hasil ikan, seperti Pantai Punai yang terletak di bagian paling ujung di sebelah selatan pulau Belitung. Pantai Punai terletak ± 18 Km dari Kota Kecamatan Dendang yang merupakan pantai pesona alam yang mengagumkan yang memiliki batu-batu besar yang ditumbuhi “Sentigi” yang biasa dijadikan bonsai. Keadaan alam Kabupaten Belitung Timur sebagian besar merupakan dataran lembah dengan ketinggian antara 0-100 m di atas permukaan laut dan sisanya sebagian kecil merupakan pegunungan dan perbukitan. Adapun keadaan topografi di setiap kecamatan adalah sebagai berikut:

GEOLOGI DAN FISIOGRAFI

Keadaan geologi Pulau Belitung terbagi menjadi empat formasi, yaitu batuan Plutonik berupa Granit (pTgr) berumur Perm sampai Kapur, formasi Bintan anggota Batupasir (TRbp), formasi Bintan anggota Batupasir dan Batulempang (TRbl) yang berumur Trias serta Aluvium (Qal) berumur Holosen. Sementara itu, berdasarkan fisiografinya, Pulau Belitung terbagi menjadi 6 kategori. Enam kategori tersebut adalah grup Aluvial (A), Marin (B), Perbukitan (H), Pegunungan dan Plato (M), Dataran (P), dan grup Aneka Bentuk (X).

TANAH DAN LAHAN KABUPATEN BELITUNG

Kondisi tanah Pulau Belitung umumnya bergelombang atau berbukit di daerah pedalaman.Sedangkan permukaan yang relative datar banyak dimiliki oleh daerah yang lebih rendah di sekitar pantainya.Sebagian jenis tanah pulau ini adalah podsolik merah kuning yang memiliki horizon penimbunan besi, Al-oksida dan bahan organic Spodik. Horizon eluviasi (pencucian) yang berwarna pucat (albic) terdapat di lapisan atas.
Secara umum, jenis penggunaan lahan di Kabupaten Belitung terbagi menjadi :
  1. Perkampungan/perkotaan
  2. Pertanian
  3. Pertambangan
  4. Perkebunan
  5. Hutan
  6. Lahan yang belum diusahakan
  7. Tanah rusak/kritis

TANAH DAN LAHAN KABUPATEN BELITUNG TIMUR

Keadaan tanah di Kabupaten Belitung Timur banyak mengandung mineral biji timah dan bahan galian seperti pasir, pasir kwarsa, batu granit,
kaolin, tanah liat, dll. Hal ini terlihat dari tekstur tanah yang ada di Kabupaten Belitung Timur yang didominasi oleh partikel bertekstur sedang (lempung). Komposisi partikel bertekstur sedang(lempung) mencapai 48,45 persen, tekstur kasar (pasir) sebesar 27,43 persen dan sisanya 24,12 persen bertekstur halus (debu). Tabel berikut ini memperlihatkan komposisi partikel-partikel tersebut di setiap kecamatan.

HIDROLOGI

Kondisi stagnasi air tanah yang telah berlangsung lama menjadi ciri dari hidrologi daerah rendah dan perlembahan. Hal ini mengakibatkan kondisi lapisan bawah didominasi oleh lapisan konkresi besi yang kedap air. Air hujan di wilayah Belitung biasanya mengalir sebagai aliran permukaan (run off) mengerus permukaan (sheet erosion). Kandungan biji timah dan kaolin banyak ditemukan di daerah endapan batuan granit, sehingga daerah sekitar sungai banyak dimanfaatkan sebagai usaha pertambangan. Air yang keruh karena partikel lumpur dan sungai yang dangkal terdapat di Belitung sebagai akibat dari aktivitas pertambangan tersebut.

IKLIM KABUPATEN BELITUNG

Kabupaten Belitung memiliki iklim tropis basah. Wilayah kabupaten ini mengandung variasi curah hujan bulanan pada tahun 2011 antara 0-502 mm, dengan jumlah hari hujan antara 0-27 hari setiap bulan. Sedangkan curah hujan tertinggi pada tahun 2011 terjadi [ada bulan November, yang mencapai 502mm. Data menyebutkan bahwa distribusi curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember, dan terendah pada bulan Juli. Suhu udara Kabupaten Belitung juga bervariasi, yaitu diantara 25,1oC sampai 27,4oC, dengan kelembaban udara 77-91% dan tekanan udara 1.007,2 -1.010,1 mb.

IKLIM KABUPATEN BELITUNG TIMUR

Kabupaten Belitung Timur mempunyai iklim tropis dan basah dengan variasi curah hujan bulanan pada tahun 2012 antara 30,5 sampai 406,9 mm
dengan jumlah hari hujan antara 5 hari sampai 29 hari setiap bulannya. Curah hujan tertinggi pada tahun 2012 terjadi pada bulan November. Rata-rata temperatur udara pada tahun 2012 bervariasi antara 25,7 sampai 27,0oC. Sementara itu, kelembaban udaranya bervariasi antara 77
persen sampai 93 persen, dan tekanan udara antara 1009,3 mb sampai dengan 1011,8 mb.